Banjir
Banjir Dayeuhkolot: 450 Warga Mengungsi, BPBD Kerahkan Tim Evakuasi
account_circle
Administrator SIPDA
calendar_month
02 July 2026
Banjir besar kembali melanda kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, akibat meluapnya Sungai Citarum pada Rabu dini hari. Ketinggian air mencapai 1,5 meter di beberapa titik, memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung menurunkan personel dan peralatan evakuasi termasuk perahu karet dan ambulans. Kepala BPBD Kota Bandung, Ir. Dadang Sulaeman, menyatakan bahwa pihaknya telah membuka 5 titik pengungsian di masjid, sekolah, dan gedung serbaguna terdekat.
"Prioritas kami saat ini adalah keselamatan jiwa. Kami memastikan seluruh warga mendapatkan makanan, air bersih, dan layanan kesehatan di lokasi pengungsian," ujar Dadang.
Penyebab utama banjir ini adalah curah hujan ekstrem di wilayah hulu DAS Citarum selama 3 hari berturut-turut, ditambah dengan kapasitas drainase yang belum memadai. Pemerintah daerah berencana melakukan normalisasi sungai dan pemasangan pompa air permanen sebagai solusi jangka panjang.
Warga diimbau untuk tidak kembali ke rumah sebelum ada pemberitahuan resmi dari BPBD. Hotline darurat BPBD: (022) 7231929.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung menurunkan personel dan peralatan evakuasi termasuk perahu karet dan ambulans. Kepala BPBD Kota Bandung, Ir. Dadang Sulaeman, menyatakan bahwa pihaknya telah membuka 5 titik pengungsian di masjid, sekolah, dan gedung serbaguna terdekat.
"Prioritas kami saat ini adalah keselamatan jiwa. Kami memastikan seluruh warga mendapatkan makanan, air bersih, dan layanan kesehatan di lokasi pengungsian," ujar Dadang.
Penyebab utama banjir ini adalah curah hujan ekstrem di wilayah hulu DAS Citarum selama 3 hari berturut-turut, ditambah dengan kapasitas drainase yang belum memadai. Pemerintah daerah berencana melakukan normalisasi sungai dan pemasangan pompa air permanen sebagai solusi jangka panjang.
Warga diimbau untuk tidak kembali ke rumah sebelum ada pemberitahuan resmi dari BPBD. Hotline darurat BPBD: (022) 7231929.